Prabowo: Bersama Sandiaga Persembahkan Kemenangan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Calon presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Silaturahmi dan Konsolidasi Nasional Aliansi Pencerah Indonesia (API) Bersama Eksponen Muhammadiyah Se-Indonesia di Hotel Grand Sahid, Jakarta. Dalam acara itu, Prabowo mengatakan jika terpilih dalam Pilpres 2019 nanti, ia akan mempersembahkan kemenangannya bersama Sandiaga Uno itu untuk seluruh rakyat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Silaturahmi dan Konsolidasi Nasional Aliansi Pencerah Indonesia (API) Bersama Eksponen Muhammadiyah Se-Indonesia di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu (3/3).

“Kemenangan ini bukan untuk Prabowo Sandi, tapi untuk seluruh rakyat Indonesia,” kata calon presiden nomor urut 02 ini.

Selain dari kader Muhammadiyah, Ketua Umum Partai DPP Partai Gerindra ini juga mendapat dukungan dari kiai dan warga Nahdlatul Ulama (NU). Prabowo optimistis jika semua elemen masyarakat bersatu untuk mendukungnya, maka kemenangan akan mudah diraih.

Prabowo: Bersama Sandiaga Persembahkan Kemenangan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia (channelrakyat.com)
Prabowo: Bersama Sandiaga Persembahkan Kemenangan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

“Saya kemarin ke Jawa Timur dan Madura dan semangatnya sangat luar biasa. Kalau NU, Muhammadiyah, Persis, LDII dan semua elemen dan semua suku bangsa bersatu memberikan dukungan maka kemenangan untuk rakyat Indonesia bisa tercapai,” tuturnya.

Mantan Danjen Kopassus ini juga menekankan, dirinya bisa maju dalam pesta demokrasi lima tahunan ini lantaran mendapat mandat dari rakyat, khususnya mereka yang tidak merasakan keadilan dan kesejahteraan.

“Saya bersama Pak Sandi hanya alat untuk rakyat. Saya hanya alat untuk bangsa dan negara,” tegas Prabowo.

Karena itu, bersama Sandiaga, Prabowo akan mempersembahkan kemenangannya bagi seluruh rakyat Indonesia. Bersama rakyat juga menjemput kemenangan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik, Aman, Adil dan Makmur.

via Prabowo: Bersama Sandiaga Persembahkan Kemenangan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

credit by #913

Jelang Debat, Anies Beri Masukan Sandiaga Terkait Tema Debat Ketiga 

Debat putaran ketiga Pilpres 2019 akan digelar pada Minggu (17/3/2019) di Hotel Sultan, Jakarta Pusat. Tema yang akan diangkat kali ini yaitu mengenai pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial budaya.

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno diberi masukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk persiapan debat ketiga Pilpres 2019. Bagi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, masukan Anies merupakan sinyal dukungan untuk jagoan mereka.

“Masukan Pak Anies juga secara psikologis menunjukkan adanya dukungan kepada paslon 02,” kata juru bicara Direktorat Hukum dan Advokasi BPN, Habiburokhman, Jumat (1/3/2019).

Habiburokhman mengaku tidak tahu masukan dari Anies untuk Sandiaga. Yang pasti, ia menyebut Anies punya kapasitas di bidang pendidikan.

Juru bicara Direktorat Hukum dan Advokasi BPN, Habiburokhman (channelrakyat.com)
Juru bicara Direktorat Hukum dan Advokasi BPN, Habiburokhman

Anies sendiri juga mengaku bahwa Sandiaga menanyakan soal kebijakan pendidikan.

“Secara detail saya belum tahu, tapi yang jelas Pak Anies memang punya kapasitas di bidang pendidikan. Beliau bukan hanya pernah menjabat sebagai menteri, tapi sudah berkarier puluhan tahun sebagai tenaga pendidik,” ujar Habiburokhman.

Dalam pandangan politikus Partai Gerindra itu, masukan dari Anies merupakan tenaga tambahan bagi Sandiaga jelang debat ketiga pilpres yang mempertemukan cawapres.

“Jadi Pak Sandi seolah mendapat energi tambahan dari Pak Anies,” tuturnya.

Sementara itu, juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Riza Patria mengatakan, Sandiaga sosok yang baik, santun, bijaksana, cerdas, dan keren sehingga pasti mau menerima masukan dari siapa pun, terlebih dari Anies Baswedan. Riza menyebut Sandi senang diberi masukan oleh Anies.

“Pak Sandi akan senang, berterima kasih, siapa pun,” katanya.

Menurut Riza, masukan dari Anies akan sangat berarti untuk debat ketiga yang mempertemukan cawapres. “Akan bermanfaat dan akan baik,” tutur Riza.

Pada debat ketiga Pilpres, pesertanya adalah calon wakil presiden yaitu Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno. Debat akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat dan akan disiarkan oleh Trans 7, Trans TV, dan CNN Indonesia TV.

via Jelang Debat, Anies Beri Masukan Sandiaga Terkait Tema Debat Ketiga 

credit by #913

Terkait WNA Pemilik e-KTP, Kemendagri Tawarkan Bantuan Pengecekan DPT Ke KPU

Kabar mengenai Warga Negara Asing ( WNA) yang memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik ( E-KTP) masuk dalam DPT kini sudah beredar luas dan menjadi viral. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendapat tawaran dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri untuk membantu  melakukan pengecekan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh terkait ramainya isu Warga Negara Asing ( WNA) yang memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik ( E-KTP) masuk dalam DPT.

Dikatakan Zudan, pihaknya akan berupaya membantu KPU untuk memastikan tidak ada WNA yang masuk dalam DPT.

“Jadi kami tawarkan KPU, beri kami DPT-nya, kami sisir, kami cocokkan apakah ada WNA yang masuk dalam DPT atau tidak,” ujar Zudan saat konferensi pers di Kantor Kemdagri, Jakarta Pusat, Rabu (27/2).

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Zudan Arif Fakrulloh (channelrakyat.com)
Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Zudan Arif Fakrulloh

Zudan menerangkan, Kemdagri secara resmi akan menyampaikan tawaran tersebut kepada pihak KPU. Kerja sama tersebut, ujarnya, akan bersifat rahasia antara KPU dan Kemendagri.

Menurut Zudan, Kemendari akan menyampaikan hasil penyisiran kepada KPU. Proses pengecekan tersebut diprediksi Zudan akan memakan waktu paling lama empat hari.

“Kami akan bantu KPU, tolong serahkan DPT-nya pada kami, nanti akan kami sisirkan data kalau ada WNA yang masuk dalam DPT. Nanti kami serahkan dengan penuh kerahasiaan ke KPU untuk perbaikan,” jelasnya.

Sebelumnya, viral bahwa ada WNA asal China yang memiliki E-KTP. WNA dengan inisial Guohui Chen (GC) tersebut berdomisili di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kemudian nama GC tercantum dalam DPT Pemilu 2019.

Mengenai NIK milik GC yang sama dengan seorang WNI berinisial Bahar (B), Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan, hal itu terjadi karena kekeliruan petugas saat pencantuman data dalam DPT.

Namun demikian, rasanya sangat janggal kalau memang itu terjadi karena kekeliruan petugas saat pencantuman data dalam DPT. Terlebih lagi perbedaan nama yang sangat kontras antara Guohui Chen (GC) dan Bahar (B). Apakah petugas tidak bisa membedakan mana yang WNA dan mana yang WNI?

via Terkait WNA Pemilik e-KTP, Kemendagri Tawarkan Bantuan Pengecekan DPT Ke KPU

credit by #913

Total Penerimaan Dana Kampanye Prabowo-Sandi Hingga Februari Capai Rp 134 M

Pasangan Capres dan Cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno terus memperbaharui laporan dana kampanyenya pada Pilpres 2019. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyampaikan penerimaaan dana kampanye pasangan Prabowo-Sandi sejak 23 September 2018 hingga 26 Februari 2019.

Bendahara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Thomas A Muliatna Djiwandono mengungkapkan, total penerimaan dana kampanye pasangan Prabowo-Sandi mencapai Rp 134 miliar.

“Penerimaan 134 miliar, dibagi menjadi sumbangan dari sandi 72 persen di angka 95,4 miliar, sumbangan prabowo 36,45 miliar atau 28 persen,” ujar Thomas di Media Center Prabowo-Sandiaga, Rabu (27/2).

Kemudian total pengeluaran kampanye hingga Februari mencapai Rp 116,8 miliar. Selain itu, pengeluaran paling besar menurutnya terdapat pada pengeluaran untuk kegiatan lain-lain yang totalnya mencapai Rp 35,9 miliar.

Bendahara BPN Prabowo-Sandi, Thomas A Muliatna Djiwandono (channelrakyat.com)
Bendahara BPN Prabowo-Sandi, Thomas A Muliatna Djiwandono

“Kegiatan lain adalah semua yang terkait dengan kampanye Prabowo-Sandiaga. di sini yang paling besar teritori dan jaringan Rp 16,83 miliar, sosial kemasyarakatan 32 persen,” katanya.

Dijelaskan Thomas, hal menarik lainnya terlihat pada jumlah penerimaan sumbangan dari pihak lain. Ia mengatakan total penerimaan hingga saat ini mencapai Rp 923 juta.

“Sumbangan yang kita terima dari masyarakat secara langsung. Bisa dilihat besar sekali peningkatannya terkait kegiatan Sandi di lapangan. Karena itu kami ingin garis bawahi momentum itu sangat besar, sangat kami apresiasi dari grafik tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said merespons positif soal peningkatan grafik tersebut. Menurutnya, peningkatan itu menunjukkan adanya kontribusi yang dilakukan oleh masyarakat dalam setiap kegiatan Prabowo-Sandiaga.

“Ini refleksi momentum telah terbentuk. Aliran kontribusi tidak hanya uang, tapi juga pemikiran. semakin hari jumlah massanya makin besar. Mudah-mudahan ini terefleksi dalam survei elektabilitas,” jelasnya.

Total Penerimaan Dana Kampanye Prabowo-Sandi Hingga Februari Capai Rp 134 M (channelrakyat.com)
Total Penerimaan Dana Kampanye Prabowo-Sandi Hingga Februari Capai Rp 134 M

Hal senada juga disampaikan cawapres Sandiaga Uno. Ia melihat di setiap kunjungannya, semakin hari semakin terlihat antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi.

“Mulai Sukaharjo, Tegal, Palangkaraya, Madiun. Ini sekelumit dari kegiatan yang bisa disokong masyarakat. Lebih banyak lagi sebetulnya baik dalam amplop, kotak, ataupun mereka membantu urunan dalam kegiatan itu sendiri. Karena kegiatan memakan biaya, mereka urunan pasang tenda dan lain-lain sangat sederhana,” ujar Sandiaga.

Adapun, pengeluaran yang besar juga adalah kategori kegiatan lain mencapai Rp 35,9 miliar atau sebesar 31 persen. Kegiatan lain itu berupa media-sosial Rp 9,1 juta, media center Rp 3,6 miliar, teritori dan jaringan Rp 16,8 miliar, sosial-kemasyarakatan Rp 11,6 miliar.

via Total Penerimaan Dana Kampanye Prabowo-Sandi Hingga Februari Capai Rp 134 M

credit by #913

Gerindra NTT Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Pada Senin (25/2/22019) calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda/mahasiswa, tokoh perempuan, caleg, dan koalisi di Rumah Dapur Nekamese, Penfui, Kota Kupang.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) NTT, Esthon Foenay, mengatakan siap memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia mengaku bangga dan bahagia atas kehadiran Sandiaga Uno.

“Nomor 1 persaudaraan dan persahabatan, tetapi nomor 2 pilihan kita bersama. Komodo saja sudah teriak 02,” kata Esthon bercanda dan disambut yel-yel kemenangan warga, Senin (25/2/2019).

“Dalam politik kita berkompetisi, dalam Tuhan kita bersaudara. Kalau bukan Prabowo-Sandi, siapa lagi? Bae sonde bae, Prabowo-Sandi lebe bae,” lanjut Esthon.

Gerindra NTT Siap Menangkan Prabowo-Sandi (channelrakyat.com)
Gerindra NTT Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Esthon pun meminta pendukung Prabowo-Sandi tetap menjaga keamanan dan kedamaian di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar proses pemilu berjalan dengan baik.

Sementara itu, cawapres Sandiaga Uno mengatakan akan mengembangkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk memasarkan produk-produk Indonesia.

“NTT punya potensi luar biasa, dari ekonomi, pariwisata dan produk UKMK. Kami akan terus lakukan pendekatana agar UMKM NTT bangkit,” tutur Sandi saat menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda/mahasiswa, tokoh perempuan, caleg, dan koalisi di Rumah Dapur Nekamese, Penfui, Kota Kupang, Senin (25/2/22019).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu kemudian berpesan agar momentum Pilpres tidak dimanfaatkkan untuk menyebarkan ujaran kebencian. Karena komitmen Prabowo-Sandi akan berkampanye damai, sejuk, dan santun.

via Gerindra NTT Siap Menangkan Prabowo-Sandi

credit by #913

Momen Haru Saat Prabowo Diberi Surat Dan Celengan Dari Gadis Kecil 

Adalah Gendis, nama gadis kecil yang masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar (SD) yang telah membuat haru calon presiden Prabowo Subianto. Gadis bernama lengkap Jawa Gendis Queen ini memberikan surat dan celengan yang berisi uang tabungannya untuk Prabowo.

Celengan dan surat tersebut diberikan ketika Prabowo hadir dan menyapa ribuan warga di Regale Convention Center, Medan pada Sabtu (23/2/2019).

“Biar Bapak jadi Presiden,” kata Gendis kepada Prabowo.

Sambil memeluk gadis kecil berhijab tersebut, Mantan Danjen Kopassus itu menahan air matanya karena mendapat hadiah istimewa. Prabowo tidak dapat menyembunyikan rasa harunya.

“Terima kasih Nak,” ucap Prabowo lirih yang masih memeluk Gendis.

Momen Haru Saat Prabowo Diberi Surat Dan Celengan Dari Gadis Kecil (channelrakyat.com)
Momen Haru Saat Prabowo Diberi Surat Dan Celengan Dari Gadis Kecil 

Hadiah istimewa tersebut tidak hanya berisi uang, celengan itu juga berisi surat dan doa yang dituliskan Gendis untuk Prabowo. Gendis menuliskan doa supaya Prabowo Subianto di Pilpres 2019 ini terpilih menjadi Presiden RI 2019-2024.

“Setiap selesai shalat, Ndis selalu mendoakan agar Bapak menjadi Presiden di sujud terakhir Ndis,” tulis Gendis.

Dalam suratnya, Gendis juga menceritakan bagaimana mendapatkan uang hingga bisa menabung untuk diberikan kepada Prabowo, yaitu dengan berjualan cokelat, puding, dan permen di sekolahnya.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu tampak kembali menahan tangis saat membuka ulang lembaran kertas putih surat Gendis di dalam pesawat.

Momen Haru Saat Prabowo Diberi Surat Dan Celengan Dari Gadis Kecil (channelrakyat.com)
Momen Haru Saat Prabowo Diberi Surat Dan Celengan Dari Gadis Kecil 

Adapun isi Surat Gendis kepada Prabowo Subianto, sebagai berikut:

Kepada Bapak Prabowo

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Bapak Prabowo nama saya Gendis Queen tapi biasa dipanggil GendisNdis mau kasih celengan ndis untuk Bapak Prabowo biar bapak jadi presiden.

Celengan ini Ndis kumpuli dari hasil jualan Ndis di sekolah. Hasil jualan Ndis cokelat, puding, dan candy.

Setiap selesai sholat Ndis selalu mendoakan agar Bapak jadi presiden di sujud terakhir Ndis.

Salam dua jari dari Ndis di MedanUmur: 8 tahunKelas: 3 SD Nurul HudaDan tempat mengaji: Albukhari Muslim

Ndis juga atlet taekwondo sabuk merah karena Ndis mau jadi militer seperti Pak Prabowo.

Demikianlah isi surat dari gadis kecil yang masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar (SD) bernama Gendis Queen. Semoga doa Gendis dan doa masyarakat Indonesia dikabulkan Tuhan YME.

via Momen Haru Saat Prabowo Diberi Surat Dan Celengan Dari Gadis Kecil 

credit by #913

BPN Prabowo: Ada Potensi Pelanggaran Soal Video Camat Se-Kota Makassar

Beredar video belasan camat se-Kota Makassar yang menyatakan dukungan terhadap Capres dan Cawapres nomor urut 01, Petahana. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menilai ada potensi pelanggaran Pemilu terkait video camat di Kota Makassar yang menyatakan dukungan terhadap Capres dan Cawapres nomor urut 01 tersebut.

Namun, dugaan pelanggaran Pemilu itu sudah dilaporkan ke Bawaslu. Demikian dikatakan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ahmad Muzani.

“Ada yang mengurus, begitu begitu. Tapi ini potensi pelanggarannya iya. Tapi yang lapor bukan saya, saya enggak ngerti yang begitu-begitu,” ujar Ahmad Muzani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/2).

Dikatakan Muzani, sesuai aturan jabatan aparatur sipil negara (ASN) bukan jabatan politik. Sehingga, dia menilai para camat tidak seharusnya bersikap seperti itu.

BPN Prabowo: Ada Potensi Pelanggaran Soal Video Camat Se-Kota Makassar (channelrakyat.com)
BPN Prabowo: Ada Potensi Pelanggaran Soal Video Camat Se-Kota Makassar

“Camat itu adalah jabatan struktural dalam aparatur negara, bupati itu jabatan struktural dalam aparatur negara. Wakil bupati, jabatan stuktur negara, apalagi camat itu ASN, aparatur sipil negara bukan jabatan politik,” jelasnya.

Menurutnya, para camat harus bebas dari kepentingan politik dan bersikap netral. Muzani menilai para Camat Makassar, mendeklarasikan dukungannya sebagai camat dan bukan dari sisi dukungan pribadi.

“Ketika dirinya mengaku camat, itu berarti dia camatnya bukan pribadinya. Itu sudah jelas pelanggaran, kalau itu. Karena dia mengaku camat, yang di Sulsel toh. Saya camat ini saya camat ini. Tapi kalau dia pribadinya menyebut dirinya, boleh,” tuturnya.

Sebelumnya, belasan camat se-Kota Makassar memenuhi undangan klarifikasi ke kantor Bawaslu Provinsi Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (22/2). Mereka dimintai keterangan terkait beredarnya video dukungan ke pasangan Capres Cawapres Joko Widodo ( Jokowi)- Ma’ruf Amin. Dalam video tersebut juga terlihat ada Ketua DPP Partai NasDem yang juga mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

Adapun, para camat yang dipanggil adalah camat Tamalate, Wajo, Panakukang, Pulau Sangkarrang, Ujung Tanah, Manggala, Makassar, Mariso, Tamalanrea, Biringkanayya, Mamajang, Ujung Pandang, Rappocini dan Tallo.

via BPN Prabowo: Ada Potensi Pelanggaran Soal Video Camat Se-Kota Makassar

credit by #913

Prabowo Gelar Acara Diskusi Bersama Mantan Jendral AS Di Hambalang

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menggelar sebuah acara dikusi dengan menghadirkan seorang jenderal purnawirawan tentara Amerika Serikat (AS), Wesley Kanne Clark sebagai tamu pembicara di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (22/2/2019). Adapun, acara yang diselenggarakan oleh Institut Kajian Strategis Universitas Kebangsaan Republik Indonesia itu membahas tema ‘Isu Strategis Asia Pasifik’.

Menurut informasi, mereka disebut akan berdiskusi untuk membahas isu-isu strategis yang mempengaruhi stabilitas milir, membina lembaga, dan kesepakatan yang efektif di kawasan Asia Pasifik. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani pun membenarkan tentang acara dan tamu yang diundang dalam pertemuan itu.

Dikatakan Muzani, Wesley diundang untuk ceramah mengenai pertahanan dan tren di dunia global.

“Mereka (Wesley) diundang untuk ceramah tadi pagi. Ceramah tentang pertahanan dan tren global,” ujar Muzani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani (channelrakyat.com)
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani

Politisi Partai Gerindra ini kemudian melanjutkan, Wesley diundang untuk menjadi tamu dalam sebuah diskusi di Hambalang lantaran Prabowo memiliki sebuah teater mini di sana.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Gerindra, Andre Rosiade juga membenarkan mengenai acara diskusi Prabowo dan Wesley di Hambalang itu. Menurutnya, Prabowo dan Wesley saling berbicara seputar isu pertahanan ke depan.

“Jadi intinya kayak pidato, jadi jenderal (Wesley) itu bicara, Prabowo bicara soal pertahanan strategi ke depan,” tutur Andre, Jumat (22/2/2019).

Tetapi, ia tidak menjelaskan secara detail isi pidato yang disampaikan oleh Mantan Danjen Kopassus dan Wesley dalam pertemuan itu.

Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon bersama Wesley Kanne Clark (channelrakyat.com)
Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon bersama Wesley Kanne Clark

Lebih lanjut, suasana ceramah Wesley juga sempat diunggah oleh Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon di akun Twitternya. Dalam cuitannya itu, Fadli mengungkapkan Wesley memberikan pandangannya mengenai tantangan global dan kesempatan Indonesia.

Sebagai informasi, Wesley adalah pensiunan jenderal angkatan darat Amerika Serikat (AS). Ia merupakan Panglima NATO 1997-2000. Usai pensiun dari militer, Wesley juga pernah menjadi kandidat capres dari Partai Demokrat pada Pilpres AS 2004. Tetapi, ia mengundurkan diri.

via Prabowo Gelar Acara Diskusi Bersama Mantan Jendral AS Di Hambalang

credit by #913

Politikus Gerindra Ini Kecam Ajakan Menristekdikti Terkait Coblos Satu Kali

Anggota Komisi X DPR Fraksi Gerindra, Moh Nizar Zahro memprotes ajakan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir terkait coblos satu kali saat Pemilu 17 April 2019. Ajakan tersebut disampaikan Nasir di depan para rektor perguruan tinggi ketika memberi sambutan di rakorda LLDikti wilayah VIII dan launching Hari Kebangkitan Nasional (Harteknas) ke-24 di Denpasar, Bali, Rabu (20/2).

Nizar mengatakan, perbuatan Menteri M Nasir sudah dapat dianggap melanggar UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu. Meskipun dibalut acara sosialisasi cara mencoblos, tetapi sudah sangat jelas tendensi berkampanye untuk capres nomor urut 01, Petahana.

“Cara tersebut sangat tidak pantas dilakukan oleh menteri yang membidangi pendidikan tinggi. Perbuatan Menristekdikti sudah bisa dikategorikan sebagai cara culas yang bertentangan dengan nilai-nilai pendidikan,” kata Nizar, Kamis (21/2).

Politikus Gerindra Ini Kecam Ajakan Menristekdikti Terkait Coblos Satu Kali (channelrakyat.com)
Politikus Gerindra Ini Kecam Ajakan Menristekdikti Terkait Coblos Satu Kali

Menurut Nizar, demi menjaga sektor pendidikan dari kepentingan politik praktis, sebaiknya menristekdikti segera memohon maaf lantaran berlaku tidak adil kepada pasangan capres 02, Parabowo-Sandi. Sebab, seseorang yang menjadi pejabat negara yang paham aturan pasti akan tahu efek perbuatan yang tidak adil.

“Kalau mau bantu capres 01 silakan dengan gagah berani cuti sebagai menteri atau dengan mengundurkan diri supaya dia bisa fokus menjadi timses Capres 01. Di situ lah dirinya bisa leluasa kampanye,” ujar politikus Partai Gerindra ini.

Oleh karena itu, legislator asal Madura ini mendesak Menteri Nasir segera menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya tersebut. Nizar juga mengingatkan mantan rektor Universitas Diponegoro itu jangan mengotori dunia pendidikan dengan pesan-pesan politik kotor.

“Bawaslu harus segera bertindak, secepatnya memproses tindakan menristekdikti. Dan segera menyidangkannya agar tindakannya tidak ditiru oleh menteri-menteri yang lainya,” pungkas Jurkamnas Prabowo-Sandi ini.

Sebelumnya, menristekdikti saat memberi sambutan di depan para rektor perguruan tinggi di rakorda LLDikti wilayah VIII dan launching Hari Kebangkitan Nasional (Harteknas) ke-24 di Denpasar, Bali, mengatakan terkait coblos satu kali saat Pemilu 17 April 2019.

via Politikus Gerindra Ini Kecam Ajakan Menristekdikti Terkait Coblos Satu Kali

credit by #913

Tanda-Tanda Menang, Tren Elektabilitas Prabowo-Sandi Makin Bagus Di Jateng Dan Jatim

Badan Nasional Pemenangan (BPN) Prabowo-Sandi mengatakan bahwa tren elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 itu semakin bagus di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris BPN Prabowo-Sandi, Hanafi Rais disela-sela diskusi publik ‘Selasa-an’ bertema Politisasi Agama Era Jokowi? di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/2).

“Selama ini kita ingin unggul di setiap provinsi. Dua provinsi itu masih 50-50. Tapi melihat trennya, makin lama makin bagus. Dulu Prabowo-Hatta mungkin kalah telak, tapi ketika pilgub hampir imbang,” ucap Hanafi Rais.

Menurut Hanafi, dengan kondisi itu tanda-tanda akan kemenangan sudah terlihat dan keinginan masyarakat sudah tidak terbendung lagi. “Insya Allah unggul atas petahana di dua provinsi itu (Jateng dan Jatim),” ujar Hanafi.

Tanda-Tanda Menang, Tren Elektabilitas Prabowo-Sandi Makin Bagus Di Jateng Dan Jatim (channelrakyat.com)
Tanda-Tanda Menang, Tren Elektabilitas Prabowo-Sandi Makin Bagus Di Jateng Dan Jatim

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini berpendapat, hukuman politik kepada rezim yang sedang berkuasa saat ini bakal diputuskan dalam bilik suara, saat rakyat memilih pasangan Prabowo-Sandi pada 17 April 2019 mendatang.

“Insya Allah itu akan menjadi kenyataan dengan ridho Allah SWT. Kerja keras di lapangan, di desa-desa itu penting. Sosok Prabowo sekarang tidak terpancing dengan capres sebelah yang bicaranya pribadi, dan tampilkan angka-angka yang tidak valid,” ungkapnya.

Menurut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, semua relawan, kader parpol koalisi Indonesia Adil Makmur harus militan dalam memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres mendatang.

“Kita militan terus. Di DPR tiap komisi, seperti Komisi I, kita melihat ada ketidakadilan, kesalahan pemerintah, itu kita koreksi. Yakinlah, kita ini militan. Baik pimpinan DPR, maupun pimpinan komisi. Kita lakukan dengan cara-cara parlemen,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, Muhammad Taufik mengajak seluruh relawan dan masyarakat Indonesia untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

“Tinggal 57 hari lagi kita akan melaksanakan Pilpres. Mari kita bergerak memenangkan Prabowo-Sandi,” ajak Taufik.

Adapun, Seknas Prabowo-Sandi sudah didirikan oleh masyarakat di beberapa  kabupaten/kota sebagai daya juang untuk memenangkan Prabowo-Sandi. Semoga, 17 April 2019 mendatang adalah hari kemenangan untuk rakyat Indonesia menuju masyarakat yang aman, adil dan makmur.

via Tanda-Tanda Menang, Tren Elektabilitas Prabowo-Sandi Makin Bagus Di Jateng Dan Jatim

credit by #913