Ganggu Jalannya Debat, Sandiaga Kritik Jumlah Pendukung Debat Pilpres

Pada debat kedua pilpres 2019, cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno tidak turut mendampingi capres Prabowo Subianto. Hal tersebut dikarenakan Sandiaga menyaksikan debat kedua pilpres bersama warga Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu 17 Februari 2019.

Sandiaga Salahuddin Uno pun mengkritisi pelaksanaan debat kedua Pilpres 2019. Keberadaan pendukung di lokasi acara, menurut dia, cukup mengganggu masyarakat yang ingin menyaksikan debat pilpres melalui saluran televisi.

“Saya melihat sendiri bahwa dengan dukungan begitu banyak, pendukung paslon 01 dan 02 di sana justru menganggu bagi kita yang menonton di luar, terutama di pedesaan,” kata Sandiaga di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019).

“Selain karena sinyalnya juga kurang baik, banyak sekali interupsi dari moderator menyetop teriakan pendukung,” lanjut Sandiaga.

Ganggu Jalannya Debat, Sandiaga Kritik Jumlah Pendukung Debat Pilpres (channelrakyat.com)
Ganggu Jalannya Debat, Sandiaga Kritik Jumlah Pendukung Debat Pilpres

Sandiaga kemudian meminta Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said berkoordinasi dengan KPU untuk mengurangi jumlah pendukung yang hadir di lokasi debat, dari kuota yang sebelumnya 100 orang per paslon menjadi 50 orang.

“50 saja cukup untuk membantu memberikan materi maupun dukungan dari keluarga dan sebagainya. 50 cukup dan dibuat sesederhana mungkin, tidak perlu terlalu mewah karena kita harus menghemat uang negara juga,” ucap Sandiaga.

Mantan wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, debat seharusnya dapat memberikan pencerahan kepada jutaan masyarakat yang tersebar di seluruh Indonesia, bukan para pendukung di lokasi. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan referensi untuk menentukan pilihannya pada Pilpres 2019 mendatang.

“Bukan untuk saling sorak menyorak dan sampai terdengar di pemirsa di rumah, bunyi priwitan, bunyi kayak tepukan balon, menurut saya itu kontra produktif,” jelas Sandiaga.

Sebelumnya, Sandiaga turut menyaksikan debat kedua pilpres bersama warga Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu 17 Februari 2019. Selain menyaksikan sendiri, Sandiaga juga menerima keluhan masyarakat mengenai keberadaan pendukung yang justru mengganggu jalannya debat.

via Ganggu Jalannya Debat, Sandiaga Kritik Jumlah Pendukung Debat Pilpres

credit by #913

Prabowo Kritik Infrastruktur, Petahana Bohong Terkait Konflik Agraria

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengatakan, saat ini perencanaan pembangunan di Indonesia masih belum melibatkan masyarakat yang terdampak. Akhirnya menyebabkan adanya konflik agraria, perampasan tanah dan benturan dengan kearifan lokal.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam debat kedua pilpres 2019 di Hotel Sultan, Senayan, Minggu (17/2).

“Esensi pada kedekatan kita bagus untuk rakyat, dalam perencanaan harus mengikutsertakan masyarakat yang akan terkena dampak. Kita harus mendukung keekonomian, dampak sosial dari pembangunan infrastruktur itu,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Umum Partai Gerindra ini menyinggung biaya pembangunan infrastruktur yang berdampak kepada utang negara. Kemudian, Prabowo juga menyinggung adanya permasalahan ganti-rugi bagi warga yang tanahnya digunakan dalam pembangunan infrastruktur tersebut.

“Tentu infrastruktur harus untuk kepentingan yang besar. Sehingga kita bisa memiliki nilai tambah dari ekonomi kita, bukan beban masyarakat. Membayar utang tersebut merupakan beban kita semua,” ungkapnya.

Prabowo Kritik Infrastruktur, Petahana Bohong Terkait Konflik Agraria (channelrakyat.com)
Prabowo Kritik Infrastruktur, Petahana Bohong Terkait Konflik Agraria

Menanggapi pernyataan Prabowo, Petahana menegaskan, pihaknya sudah memerintahkan kepada seluruh pihak swasta maupun BUMN untuk mengalokasikan dana tambahan untuk ganti-rugi. Bahkan, dia memastikan, selama dirinya menjadi Presiden tidak pernah ada kericuhan terkait ganti-rugi lahan.

“Untuk ganti-rugi bisa kita lihat selama 4,5 tahun hampir tidak ada konflik pembebasan lahan. Karena tidak ada ganti-rugi yang ada ganti-untung. Pembebasan lahan itu kecil porsinya kenapa tidak ditingkatkan itu yang saya perintahkan porsi pembebasan lahan diperbesar agar tidak ada konflik,” katanya.

Atas jawaban Petahana, mantan Danjen Kopassus ini pun mempertanyakan dampak dari adanya pembangunan infrastruktur yang dikerjakan. Karena berdasarkan data yang dimilikinya, katanya, indeks perkilometer pembangunan di Indonesia jauh lebih mahal dibandingkan Thailand, Vietnam dan Maroko.

“Saya pikir kita harus berpikir jernih dalam melihat infrastruktur itu harus menambah kekuatan ekonomi kita. Kalau kita pelajari dan kita lihat dalam laporan Bank Dunia terakhir menyatakan bahwa hampir tidak kelihatan pertumbuhan kita secara real,” pungkas Prabowo.

Sementara itu, apa yang dikatakan Petahana ternyata tidak sesuai kenyataan. Bahwa masih ada konflik agraria dan perampasan tanah. Sebagai contoh mengenai pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo.

Prabowo Kritik Infrastruktur, Petahana Bohong Terkait Konflik Agraria (channelrakyat.com)
Prabowo Kritik Infrastruktur, Petahana Bohong Terkait Konflik Agraria

Sekitar 22.000 warga lima desa di Kecamatan Temon, Kulonprogo yang terdampak oleh pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo. Warga yang mayoritas bekerja sebagai petani itu berupaya mempertahankan lahan pertanian sawah dan tegalan produktif yang menjadi sarana penghidupan mereka selama puluhan tahun.

Warga yang berhimpun dalam Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulon Progo (PWPP-KP) itu dipaksa untuk berhadapan dengan ratusan aparat negara dan unsur sipil yang direkrut oleh PT. Angkasa Pura I dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo. Warga melawan serbuan aparat dan alat berat backhoe yang hendak merubuhkan rumah dan menyapu lahan garapan hanya dengan sajadah dan lemparan beras.

Proyek strategis di sini dimaknai oleh pemerintah sebagai proyek yang tanpa terkecuali harus berjalan terlepas dari dampak yang ada, termasuk jika rakyat penghuni tanah kelak termiskinkan. Untuk memastikan proyek berjalan, pemerintah memberikan kemudahan bagi pengusaha dalam proses mengurus perizinan dan kemudahan dalam pembebasan lahan.

Kemudahan dalam pembebasan lahan itu diwujudkan dalam bentuk pengerahan ratusan aparat negara dan preman untuk memastikan warga angkat kaki dari tanah kelahiran mereka.

Penggusuran sepertinya tidak akan berhenti selama pemerintah masih memprioritaskan pembangunan di atas kehidupan rakyat. Pembangunan NYIA akan diikuti oleh fasilitas penunjang seperti jalur kereta api akses NYIA dan jalan tol yang termasuk dalam daftar proyek infrastruktur nomor 47, 56, dan 77. Diperkirakan warga daerah yang akan terdampak pembangunan tersebut mencapai 20 juta jiwa.

via Prabowo Kritik Infrastruktur, Petahana Bohong Terkait Konflik Agraria

credit by #913

Terkait Swasembada Pangan, BPN Prabowo Kritik Janji Manis Petahana

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, kerap mengkritik janji-janji Petahana. Khususnya, mengenai swasembada pangan.

Kritikan pertama mengenai pangan terjadi saat Prabowo Subianto berpidato di Sasana Hinggil, Keraton, Kota Yogyakarta, Rabu (28/11/2018). Saat itu, ia menilai utang Indonesia kini hanya untuk impor pangan.

Sehingga, Prabowo mengungkapkan utang yang dilakukan pemerintah justru merugikan masyarakat. Pasalnya, Indonesia memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah.

“Utang kita bukan digunakan untuk meningkatkan produksi kita, tapi ternyata malah uang utang kita digunakan untuk impor, impor, impor (bahan) pangan yang malah merugikan rakyatnya sendiri,” ujarnya.

Namun, Kementerian Keuangan mengelak pernyataan Prabowo. Ia menyebut bahwa utang yang selama ini dilakukan pemerintah hanya untuk kegiatan yang bersifat produktif.

Terkait Swasembada Pangan, BPN Prabowo Kritik Janji Manis Petahana (channelrakyat.com)
Terkait Swasembada Pangan, BPN Prabowo Kritik Janji Manis Petahana

“Penggunaan utang adalah untuk membiayai kegiatan yang bersifat produktif. Seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti, di Jakarta, Sabtu (6/10/2018).

Kemudian, Prabowo kembali mengkritik janji Petahana mengenai masalah pangan. Ia menilai bahwa saat ini harga beras, daging dan daging ayam di Indonesia menjadi yang tertinggi di dunia.

Karenanya, mantan Danjen Kopassus ini berjanji untuk segera memperbaiki kondisi tersebut.

“Beras di Indonesia jadi salah satu tertinggi di dunia, demikian daging juga tertinggi di dunia. Daging ayam tertinggi di dunia. Salah satu yang tertinggi di dunia. Perjuangan kami adalah untuk kita perbaiki keadaan ini dengan segera,” jelas Prabowo, Kamis (14/2/19).

Lebih lanjut, jika dilihat di salah satu penyedia basis data terbesar di dunia, Numbeo, Kamis (14/2/2019), harga beras di Indonesia berada di urutan ke 80 dari 89 negara yang masuk daftar, dari negara dengan harga berasnya paling tinggi.

Sementara itu, untuk harga daging sapi di Indonesia berada di urutan 49 dari 89 negara, diurutkan dari harga paling tinggi. Indonesia adalah negara dengan harga daging sapi Rp 118.373. Adapun, harga daging sapi ini dihitung per kg.

via Terkait Swasembada Pangan, BPN Prabowo Kritik Janji Manis Petahana

credit by #913

Kampanye Di Blora, Prabowo Paparkan Strategi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Indonesia

Ketua Umum Partai Gerindra yang juga calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, berkampanye di Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada Kamis, 14 Februari 2019. Kegiatan di Blora ini adalah lanjutan dari safari politik Prabowo di Jawa Tengah sebelumnya, yakni di Kabupaten Purbalingga dan Banjarnegara.

Kehadiran Prabowo disambut oleh ratusan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para purnawirawan TNI-Polri yang tergabung dalam Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) di Blora.

Prabowo kemudian menyampaikan pidato di hadapan ratusan warga Blora. Dalam pidatonya itu, Prabowo memaparkan strategi dan cara untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polisi, Jaksa, dan Hakim.

“Saya akan menjaga kekayaan bangsa Indonesia. Dengan kekayaan itu, kita bisa memperbaiki kehidupan bangsa Indonesia semuanya. Kita bisa perbaiki gaji-gaji pegawai negeri, gaji-gaji tentara, polisi, jaksa dan hakim,” tutur Prabowo dalam pidatonya itu, Kamis, 14 Februari 2019.

Kampanye Di Blora, Prabowo Paparkan Strategi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Indonesia (channelrakyat.com)
Kampanye Di Blora, Prabowo Paparkan Strategi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Indonesia

Menurut Capres nomor urut 02, saat ini sudah banyak kebocoran anggaran negara yang hilang akibat maraknya praktik korupsi di lingkungan pemerintahan. Akibatnya, kata dia, pembangunan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia belum bisa terwujud secara baik.

“Jika saya menerima mandat sebagai presiden, maka saya tidak akan mengijinkan koruptor -koruptor itu berada dalam pemerintahan Republik Indonesia,” kata Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu kemudian berujar kesejahteraan rakyat Indonesia akan dapat terwujud jika sumber kekayaan negara segera diselamatkan dan dikelola secara baik.

Selanjutnya, Capres pasangan Sandiaga Uno itu juga menuturkan jika kesejahteraan rakyat serta perangkat pemerintahan sudah diperbaiki, tetapi masih saja korupsi, maka Prabowo akan memberi sanksi hukum yang tegas.

“Jika kesejahteraan telah tercipta maka jangan sampai hakim-hakim kita bisa disogok. Tapi kalau masih ada pejabat yang menerima sogokan, maka kami akan hukum kau seberat beratnya,” tegas Prabowo.

via Kampanye Di Blora, Prabowo Paparkan Strategi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Indonesia

credit by #913

Inilah Poin-Poin Pidato Kebangsaan Pertama Prabowo ‘Indonesia Menang’

Dua hari menjelang debat kedua Pilpres berlangsung, calon presiden Prabowo Subianto akan kembali menyampaikan pidato kebangsaan. Adapun hal tersebut merupakan bagian dari agenda safari politik Prabowo Subianto.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan pidato itu akan digelar pada 15 Februari di Universitas Kebangsaan RI, Semarang, Jawa Tengah.

“Beliau rencananya akan melakukan pidato kebangsaan yang akan diselenggarakan di Semarang, kalau tidak salah tanggal 15,” ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 12 Februari 2019.

Sebelumnya, Prabowo Subianto juga pernah menyampaikan pidato kebangsaan menjelang debat pertama pada 17 Januari lalu. Pidato bertajuk Indonesia Menang itu disampaikan di JCC, Senayan, Jakarta, pada 14 Januari 2019, berdasarkan usulan dan arahan dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Inilah Poin-Poin Pidato Kebangsaan Pertama Prabowo 'Indonesia Menang' (channelrakyat.com)
Inilah Poin-Poin Pidato Kebangsaan Pertama Prabowo ‘Indonesia Menang’

Berikut poin-poin dalam pidato kebangsaan pertama Prabowo Subianto :

– Ekonomi Sulit

Prabowo, dalam pidatonya menyinggung soal perekonomian di Indonesia yang menurutnya dalam kondisi yang kian sulit. Bahkan, berdampak pada masyarakat yang bunuh diri dan sulitnya air bersih.

“Beberapa waktu lalu saya mendapat laporan ada kepala keluarga bernama Hardi di Tawangharjo, Grobogan, Jawa Tengah bunuh diri,” ungkap Prabowo saat memberikan pidato. “Almarhum bunuh diri karena tidak bisa membayar utang, meninggalkan anak dan istri,” lanjutnya.

Menurut Prabowo, Hardi merasakan ekonomi terasa berat. “Selama beberapa tahun terakhir saya mendapat laporan ada banyak cerita seperti ini,” ujarnya.

Prabowo mengatakan setelah turun ke masyarakat, ia menemukan banyak masyarakat yang mengeluh lantaran kesulitan ekonomi. “Emak-emak juga banyak yang mengeluh karena harga-harga naik,” ujar Prabowo. “Bagaimana bisa harga gula di Indonesia lebih mahal tiga kali lipat dari dunia.” Ia pun menyinggung soal impor bahan pangan seperti garam.

Kemudian, Prabowo juga menyinggung soal kesulitan air bersih. “Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB memprediksi 2025 dunia akan krisis air bersih. Sekarang saja di nusantara banyak yang kesulitan air bersih, bayangkan di Sragen, satu jam dari Solo, rakyat kesulitan air,” ujarnya.

Menurut Prabowo, negara yang kuat salah satunya adalah mereka yang mampu swasembada air. Karenanya, ia memasukan swasembada air sebagai salah satu program kerja.

Inilah Poin-Poin Pidato Kebangsaan Pertama Prabowo 'Indonesia Menang' (channelrakyat.com)
Inilah Poin-Poin Pidato Kebangsaan Pertama Prabowo ‘Indonesia Menang’

– Indonesia Menang, bukan Indonesia Berutang

Prabowo mengusung tema Indonesia Menang dalam visi misi di Pemilihan Umum Presiden atau Pilpres 2019 yakni “Indonesia Menang, adil makmur untuk semua”.

Indonesia Menang adalah Indonesia yang mandiri, bukan negara yang berutang, bukan negara yang tak membela rakyatnya, tidak membela petaninya, dan tidak membela nelayannya.

Dikatakan Prabowo, Indonesia harus adil, makmur, aman untuk semua rakyat bukan hanya untuk orang kaya saja yang bisa mendapatkan keamanan dan  mendapatkan keadilan. Tetapi, untuk seluruh rakyat Indonesia.

Prabowo menyebutkan, sudah menyiapkan strategi dalam mewujudkan visi misi Indonesia Menang tersebut. “Maka kita butuh kerja keras, kerja yang total untuk Indonesia Menang,” tuturnya.

Prabowo pun menjabarkan beberapa poin dalam pelaksanaannya, yaitu dengan swasembada pangan, energi, air bersih dan membentuk lembaga hukum yang kuat hingga angkatan perang yang unggul.

– Perkuat Program KB

Mantan Danjen Kopassus itu juga menyinggung ihwal program Keluarga Berencana dalam pidato kebangsaan. Dia menjanjikan bakal memperkuat program tersebut jika terpilih menjadi presiden. “Hal itu agar Indonesia terhindar dari ancaman ledakan penduduk sehingga kita tidak jalan di tempat,” ucapnya.

Prabowo juga mengatakan akan berjuang untuk menyediakan susu gratis dan makan siang gratis di setiap sekolah yang membutuhkan. “Kami harapkan akan kurangi stunting atau tidak tumbuh normal akibat gizi buruk,” katanya.

Sasaran pasangan Prabowo – Sandiaga Uno, yaitu harus setara dengan negara tetangga, seperti Vietnam, dan Thailand.

Hal itu termaktub dalam fokus program pasangan calon presiden nomor urut dua tersebut. Fokus kedua, Prabowo bersama Sandiaga Uno, yaitu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial. Kemudian untuk kaum difabel, dia akan membangun infrastruktur yang ramah bagi penyandang disabilitas, dan menjamin lapangan kerja yang tepat dan terhormat bagi difabel.

Prabowo juga menjanjikan bakal perbaiki kualitas sekolah-sekolah, universitas hingga pondok pesantren dan madrasah-madrasah.

Inilah Poin-Poin Pidato Kebangsaan Pertama Prabowo 'Indonesia Menang' (channelrakyat.com)
Inilah Poin-Poin Pidato Kebangsaan Pertama Prabowo ‘Indonesia Menang’

-Tawarkan Reorientasi Indonesia

Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyampaikan konsep reorientasi pembangunan dan pengelolaan Republik Indonesia, untuk mewujudkan Indonesia yang kuat. “Apa yang harus kita lakukan, adalah melakukan reorientasi pembangunan dan pengelolaan Republik Indonesia,” tuturnya.

Reorientasi adalah konsep untuk mengubah arah Indonesia dari arah yang tidak benar ke arah yang lebih benar dan jelas. Sementara, pengelolaan Republik Indonesia adalah untuk menciptakan bangsa yang kokoh.

Caranya yaitu pertama, swasembada pangan dengan seluruh rakyat Indonesia bisa menikmati produksi pangan negeri sendiri. “Tidak ada yang boleh kelaparan di negeri Indonesia yang kita cintai ini.”

Cara kedua adalah swasembada energi dan bahan bakar, yaitu dengan mampu untuk menghasilkan beragam bahan energi dari sumber energi yang negeri ini miliki. Dia memprediksi bahwa dalam waktu yang tidak lama lagi Indonesia bakal mengimpor seluruh energi dan bahan bakar.

Kemudian ketiga yaitu melakukan swasembada air. Hal ini berdasarkan data Perserikatan Banga-bangsa bahwa 2025 bumi akan mengalami krisis air. Dia mencontohkan kekeringan yang sudah mulai terjadi di Sragen Jawa Tengah yang mengakibatkan krisis air.

Lalu cara keempat adalah Indonesia harus mempunyai lembaga penegak hukum yang kuat dengan anggotanya yang bersih dan berintegritas. Seperti KPK, Kepolisian RI, kejaksaan hingga kehakiman. Terakhir kelima adalah Indonesia yang kokoh harus memiliki tentara yang unggul, yang setia kepada rakyat.

Itulah poin-poin Pidato Kebangsaan Pertama Prabowo. Semoga dengan kemenangan nanti Prabowo-Sandi dapat mewujudkan Indonesia Menang yang aman, adil dan makmur.

via Inilah Poin-Poin Pidato Kebangsaan Pertama Prabowo ‘Indonesia Menang’

credit by #913

Safari Politik, Prabowo Bakal Sambangi Empat Kota Di Jawa Tengah

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto bakal melakoni safari politik di Provinsi Jawa Tengah dalam waktu dekat. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani.

Dikatakan Muzani, Prabowo dijadwalkan mengunjungi empat wilayah yang belum pernah disambanginya dalam kampanye Pilpres 2019 di provinsi yang kerap disebut sebagai ‘kandang’ PDIP itu.

“Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, kemudian Kabupaten Magelang, kota Magelang,” ujar Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (12/2).

Muzani enggan berkomentar lebih lanjut mengenai tujuan safari politik Prabowo untuk menggoyang dominasi PDIP dan capres nomor urut 01, Petahana di Jawa Tengah.

“Tidak, kita bukan Pak Jokowi, seberapa besar [kekuatan PDIP di Jateng] saya tidak tahu. Tapi, yang paling penting kan sebagai calon Presiden bukan hanya calon presiden, calon anggota DPR juga sama harus menyalami, mengenali bertatap muka bersalaman haruslah muka bahkan berdialog dengan rakyat yang memilihnya,” tutur Muzani.

Safari Politik, Prabowo Bakal Sambangi Empat Kota Di Jawa Tengah (channelrakyat.com)
Safari Politik, Prabowo Bakal Sambangi Empat Kota Di Jawa Tengah

Diketahui, pada Pilpres 2014 lalu, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa, kalah di Jawa Tengah. Saat itu, suara di Jateng diungguli Jokowi-Jusuf Kalla sebanyak 12.959.540 atau 66,65 persen suara. Sedangkan Prabowo-Hatta meraih 6.485.720 atau 33,35 persen suara.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra itu tidak menampik wilayah Jateng cukup strategis dalam upaya memenangi Pilpres 2019. Wilayah yang kini dipimpin Gubernur Ganjar Prabowo itu diketahui sebagai lumbung suara terbesar ketiga dalam Pilpres 2019 setelah Jawa Barat dan Jawa Timur.

Melihat hal tersebut, Muzani menegaskan, bagi Prabowo dan Sandiaga safari politik turun ke masyarakat perlu diintensifkan di wilayah tersebut untuk meraih simpati pemilih.

“Sehingga Pak Prabowo dengan Pak Sandi harus terus-menerus melakukan tur dari kampung-kampung di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Muzani menyebut Ketua Umum Partai Gerindra ini juga dijadwalkan menggelar pidato kebangsaan yang bakal dihadiri masyarakat di sela-sela safari politiknya di Jateng tersebut.

Pidato kebangsaan itu, katanya, bakal digelar di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia di Semarang, Jateng pada 15 Februari 2019.

“Ya beliau rencananya akan melakukan pidato kebangsaan yang diselenggarakan oleh Universitas kebangsaan RI di Kota Semarang, kalau tidak salah tanggal 15 [Februari],” pungkasnya.

Adapun dalam safari politiknya, Prabowo bakal menyambangi empat kota di Jawa Tengah. Semoga dengan safari politik turun ke masyarakat, dapat mendulang suara lebih banyak lagi sehingga elektabilitas Prabowo-Sandi melejit.

via Safari Politik, Prabowo Bakal Sambangi Empat Kota Di Jawa Tengah

credit by #913

Tebang Pilih Soal Kasus Ketua PA 212, Penegakan Hukum Saat Ini Bunuh Diri

Pada Kamis, 7 Februari 2019, Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif diperiksa di Markas Polres Kota Surakarta atas kasus dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye. Hal tersebut berkaitan dengan ceramahnya dalam kegiatan acara Tablig Akbar 212 Solo Raya pada 13 Januari 2019 lalu.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Mardani Ali Sera, memperingatkan aparat penegak hukum agar tidak tebang pilih dalam kasus dugaan pelanggaran pemilu dengan tersangka Slamet Ma’arif, Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212.

“Kalau ini tebang pilih, maka buat saya pemerintah bunuh diri: penegakan hukum bunuh diri. Mestinya semua dilakukan dengan penuh asas profesionalitas dan netralitas,” ujar Mardani Ali Sera, di Jakarta, Senin, 11 Februari 2019.

Meski begitu, ia tetap menghormati proses hukum terhadap Slamet Ma’arif. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tetap memberikan bantuan untuk Slamet Maarif, meski yang bersangkutan sudah mempunyai pengacara.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera (channelrakyat.com)
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera

“Kami akan memberikan bantuan hukum karena bagaimana semua yang diproses hukum harus kita hormati,” kata Mardani.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga enggan menilai penetapan tersangka Slamet Ma’arif kental nuansa politis. Namun, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga memastikan tetap akan mengawal proses hukum Slamet Ma’arif.

“Saya tidak ingin memframing tetapi kita ingin mengawal proses yang ada ini agar Slamet Ma’arif mendapatkan bantuan hukum,” pungkasnya.

Diketahui, polisi menetapkan Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma’arif, menjadi tersangka. Sebelumnya Slamet menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta, terkait dugaan tindak pidana pelanggaran kampanye di Mapolresta Surakarta, Kamis (7/2).

Penetapan Slamet sebagai tersangka diketahui melalui surat panggilan bernomor S.Pgl/48/II/2019/Reskrim yang dikirim ke Slamet Ma’arif dan beredar di media sosial. Surat panggilan tersebut dikeluarkan pada Sabtu (9/2) dan ditandatangani Kasatreskrim Kompol Fadli, selaku penyidik dalam kasus ini.

via Tebang Pilih Soal Kasus Ketua PA 212, Penegakan Hukum Saat Ini Bunuh Diri

credit by #913

Sandiaga: Korupsi Bupati Kotim, Bukti Ucapan Prabowo Terkait Kebocoran Anggaran Negara

Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut anggaran negara bocor hingga 25 persen. Pemerintahan era Petahana menantang Prabowo untuk membuktikan pernyataan tersebut.

Kemudian, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno memberikan bukti mengenai kebocoran anggaran negara. Dia menyebut antara lain korupsi yang dilakukan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Supian Hadi (SH).

Adapun, pernyataan Sandiaga itu sekaligus menjawab tantangan pemerintah dan juga Tim Kampanye Nasional (TKN) kubu Petahana.

“Bukti kebocoran korupsi dengan tersangka seorang bupati di Kalimantan. Akibat ulahnya, negara rugi hingga Rp 5,8 triliun,” kata Sandiaga di Jakarta, Minggu (10/2).

Sandiaga: Korupsi Bupati Kotim, Bukti Ucapan Prabowo Terkait Kebocoran Anggaran Negara (channelrakyat.com)
Sandiaga: Korupsi Bupati Kotim, Bukti Ucapan Prabowo Terkait Kebocoran Anggaran Negara

Dikatakan Sandiaga, data-data mengenai kebocoran anggaran bisa ditemukan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). “Buktinya (kebocoran anggaran) banyak di KPK dan BPK,” ujar Sandiaga Uno.

Sandiaga lantas berjanji bakal menutup celah kebocoran anggaran negara apabila diberikan amanat memimpin Indonesia 5 tahun ke depan. Seperti saat memimpin DKI Jakarta lalu.

“Saya pernah di DKI Jakarta, satu 1 tahun saja berhasil mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan aset yang lebih baik. Nilainya bisa sampai ratusan triliun itu dari 1 provinsi saja di DKI Jakarta jadi saya mengalami sendiri,” jelasnya.

“Kuncinya adalah kesamaan pandangan kita bahwa harus meningkatkan pengelolaan aset pengelolaan anggaran supaya tidak terjadi kebocoran dan bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Itu kuncinya,” lanjut Sandiaga.

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) kubu Petahana, Misbakhun mengkritik pernyataan Prabowo Subianto mengenai kebocoran dana APBN sampai 25 persen. Politikus Golkar yang dikenal getol membela kebijakan Petahana itu menganggap pernyataan Prabowo tidak disertai data valid.

via Sandiaga: Korupsi Bupati Kotim, Bukti Ucapan Prabowo Terkait Kebocoran Anggaran Negara

credit by #913

Bagaimana Strategi Prabowo-Sandi Atasi Krisis Energi?

Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyiapkan strategi dorongan besar untuk mengatasi krisis energi di Indonesia. Rencana jangka pendek dan jangka panjang di bidang energi segera diterapkan saat keduanya menerima mandat dari rakyat pada 17 April 2019 nanti.

Hal tersebut dikatakan anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika di Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/2).

“Pak Prabowo punya beberapa pemikiran, dalam jangaka pendek yang akan beliau instruksikan adalah harus segera kurangi ketergantungan kepada bensin dan solar dan batu bara. Mungkin kita tidak defisit, tapi kita fikirkan tentang dampak lingkungannya,” ujar anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika.

Dikatakan Haryadin, salah satu konsumen terbesar dari bahan bakar minyak adalah kendaraan bermotor. Sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil, Prabowo akan memberikan insentif bagi kendaraan yang menggunakan bahan bakar alternatif serta melakukan konversi bahan bakar untuk kendaraan bermotor.

Bagaimana Strategi Prabowo-Sandi Atasi Krisis Energi? (channelrakyat.com)
Bagaimana Strategi Prabowo-Sandi Atasi Krisis Energi?

“Di era SBY pernah ada wacana konversi energi untuk kendaraan bermotor. Namun saat itu belum sepakat siapa yang akan bangun konverter. Langkah ini adalah satu cara yang bisa lebih cepat sehingga subsidi bisa diarahkan bukan hanya untuk subsidi harga, tapi untuk converter,” jelas Harryadin.

Sedangkan untuk solusi jangka panjang, mantan Danjen Kopassus ini akan membangun industri biofuel. Harryadin mengatakan, konsep industri biofuel ala Prabowo bertumpu pada visi menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil bioetanol terbesar di dunia.

Karenanya sebagai negeri agraris, Indonesia mempunyai modal utama untuk mewujudkan industri tersebut.

“Kita punya lahan. Menurut data, ada 10 juta hektare lahan tidak produktif. Prabowo mentargetkan 2 juta hektare dikonversi ke bioetanol estate dengan sekema public private poeple partnership,” tandasnya.

Jadi rakyat atau petani, pengusaha dan negara semua terlibat dalam industri ini. Inilah yang akan menjadi satu dorongan besar untuk energi.

via Bagaimana Strategi Prabowo-Sandi Atasi Krisis Energi?

credit by #913

Keyakinan Prabowo Bersama Gerindra Akan Bawa Kemakmuran Bangsa

Dalam rangka memperingati HUT ke-11, Partai Gerindra menggelar syukuran sederhana di Padepokan Garuda Yaksa, Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/2) malam. Dalam acara tersebut, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengingatkan kepada seluruh kader yang hadir bahwa mereka sedang berjuang untuk rakyat dan bangsa.

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bersama Partai Gerindra akan membawa kemakmuran bangsa.

“Sebelas tahun sudah kita berhimpun dalam naungan panji Partai Gerindra. Gerindra berdiri untuk membawa harapan baru, Gerindra berdiri untuk menjaga warisan dari cita-cita pendiri bangsa, agar setiap rakyat dan bangsa hidup terhormat, hidup makmur. Kita telah bersumpah setia menjaga Pancasila dan UUD 1945 dalam setiap jati diri kader Partai Gerindra,” ucap Prabowo.

Prabowo mengungkapkan, seluruh kader harus berjuang bersama-sama karena jika sendiri-sendiri tidak ada artinya. Menurut Prabowo, dirinya bersama kader Gerindra, lintas generasi, lintas profesi, beragam suku dan bermacam agama bergerak seirama akan memberikan perubahan besar bagi rakyat dan bangsa Indonesia.

Keyakinan Prabowo Bersama Gerindra Akan Bawa Kemakmuran Bangsa (channelrakyat.com)
Keyakinan Prabowo Bersama Gerindra Akan Bawa Kemakmuran Bangsa

“Kita adalah pejuang yang yakin bahwa negara ini mampu menyejahterakan rakyatnya. Kita adalah pejuang yang membela hak-hak dari rakyat yang menaruh kepercayaannya di pundak kita. Terima kasih atas kesetiaanmu, loyalitasmu, perjuanganmu. Yakinlah kita akan membawa kemakmuran bagi rakyat dan kejayaan bagi bangsa Indonesia,” kata Prabowo dalam keterangannya, Rabu (6/2).

Ketua Umum Partai Gerindra ini yang berpasangan dengan mantan wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno juga mengungkapkan rasa hormat dan terima kasihnya kepada seluruh rakyat Indonesia yang sudah menaruh perhatian dan kepercayaan kepadanya dan Gerindra dalam memperjuangkan nasib rakyat.

Mantan Danjen Kopassus ini juga meminta agar rakyat Indonesia tetap memberi masukan dan kritik kepada Gerindra untuk selalu berada di jalan benar dalam membangun bangsa dan negara.

“Terima kasih kepada masyarakat yang menaruh kepercayaan dan harapan besar kepada Partai Gerindra dan jangan segan untuk terus menerus mengawasi Partai Gerindra, mengkritik Partai Gerindra, memberi masukan kepada Partai Gerindra. Supaya Partai Gerindra selalu berada di jalan yang benar dan selalu berada di tengah-tengah rakyat,” pungkas Prabowo.

Pada akhirnya, keyakinan Prabowo bersama Gerindra yang akan membawa kemakmuran bangsa. Semoga hal tersebut dapat segera terwujud demi kelangsungan masyarakat yang aman, adil dan makmur.

via Keyakinan Prabowo Bersama Gerindra Akan Bawa Kemakmuran Bangsa

credit by #913